“AYO MEMBACA”; KISAH RATU BACA GURU NAN INSPIRATIF
Ibu Hj. Mimin Mintarsih S.Pd. merupakan guru Matematika di SMPN 1 Karangpawitan. Lahir di Garut, pada 26 Mei 1974 dan kini tinggal di Kp. Tabrik RT 04 RW 03 Desa Jatisari Kec. Karangpawitan Garut. Riwayat pendidikannya yakni SDN Harendong 1 tahun 1987, SMPN 3 Garut tahun 1990, SMAN 2 Garut tahun 1993, UNSIL Pendidikan MIPA – Matematika tahun 1994-1998. Bekerja sebagai CPNS tahun 1999 dengan penempatan pertama di SMPN 1 Karangtengah (1999-2005). Dan Tahun 2005-sekarang sebagai guru matematika di SMPN 1 Karangpawitan.
Ibu Hj. Mimin dijuluki sebagai Ratu Baca Guru pada tanggal 28 oktober 2025 di SMPN 1 Karangpawitan pada perayaan memperingati hari sumpah pemuda dan bulan bahasa 2025. SMPN 1 Karangpawitan memilih 2 Ratu Baca dan 2 Raja Baca yang terdiri dari masing-masing siswa dan guru. Salah satu guru yang terpilih menjadi ratu baca adalah Ibu Mimin Mintarsih.
Ibu Hj Mimin memiliki karakter yang sangat aktif dan gigih dalam membaca. Saat diwawancara, ia sangat senang sekali. Sekaligus sangat senang sekali ketika terpilih menjadi Ratu Baca di sekolah tempatnya mengabdi.
Menurut beliau manfaat dari yang diperoleh kegiatan membaca adalah menjadi lebih tahu. Membaca itu adalah ilmu bagi kita semua. Dengan membaca kita bisa menjadi pintar dan sukses dan juga untuk membuka jendela dunia.
Ibu Hj Mimin biasanya membaca di perpus atau di tempat yang sepi contohnya di LAB IPA, LAB Komputer. Tidak suka di tempat yang ramai karena mengganggu konsetrasi. Kendalanya yang sering ditemui ketika membaca adalah perkara waktu. Kalau ada waktu membaca, kalau tidak ada waktu ya tidak membaca. Sehingga memang kegiatan membaca harus menyempatkan dan memiliki alokasi waktu khusus. Menjadi prioritas yang tidak hanya dilakukan ketika memiliki waktu senggang. Selain itu, membaca biasanya berkaitan pula dengan menulis. Kendalanya adalah apa yang terjadi dalam hidup sebagai pengetahuan dan pengalaman, serta hasil membaca tidak suka dicurahkan dalam tulisan sehingga tidak menghasilkan banyak karya dan pemikiran tidak bisa disebarluaskan kepada yang lain.
Ibu Hj. Mimin pernah mendapatkan Beasiswa Djarum pada semasa kuliahnya. Motto hidupnya adalah “Jadilah Orang Yang Bermanfaat”. Adapun harapannya terkait kegiatan membaca adalah, semoga setiap orang bisa dan memiliki semangat untuk membaca, perpustakaan harus sering sering dikunjungi, dan koleksinya kita gunakan. Selain itu juga, mencurahkan hasil bacaan kedalam tulisan. Pokoknya “Ayo Membaca, Ayo Membaca!”, katanya. *** (Rhonald 8B, Fanesa 8B, Avika 8B, Yolani 8B, Reni 8B)
Tinggalkan Komentar